21 Januari 2015

Batik Jember









Bisa dibilang ini salah satu "project gagal 2014" . Awalnya iseng buat baju untuk dipakai sendiri. Seorang temen ngajak untuk dibisnisin saja. Mau jalan sih, tapi project ini belum bisa membuatku benar-benar berpaling untuk menekuni yang satu ini. Ada keinginan suatu saat bisa terealisasikan, bukan condong masalah bisnis 100%, dengan ini bisa juga memperkenalkan Jember dengan batiknya, bisa juga nantinya memperkenalkan kebudayaan lainnya dari Jember. Im really wanna do it. Bisa dibilang project selingkuhan sesaat mungkin.... Hahahahaha!

18 Januari 2015

Banyuwangi Beach Jazz Festival 2014

Press Conference BBJF 2014

Banyuwangi Beach Jazz Festival (BBJF) adalah pertunjukan musik yang merupakan salah satu rangkaian kegiatan seni, budaya, dan olah raga Kota Banyuwangi, yang dikenal sebagai BANYUWANGI FESTIVAL serta untuk memperingati hari jadi Kabupaten Banyuwangi yang jatuh pada tanggal 18 Desember 2014. BBJF 2014 akan diselenggarakan pada tanggal 6 Desember 2014, dan sama seperti tahun sebelumnya pertunjukan akan dilaksanakan di lokasi kawasan Pantai Boom Banyuwangi. Mengambil tema 'Gulung Ombak, Jazz Bersemarak', festival kali ini mencoba untuk menonjolkan keberagaman, keterbukaan dan kejujuran dalam bermusik. Tiga hal tersebut pun coba diselaraskan dengan keindahan debur ombak Pantai Boom, Bayuwangi.

Beberapa musisi ternama pun siap tampil di perhelatan tahun ini. Mulai dari Trie Utami bersama Kua Etnika, Tohpati dan Kahitna bersiap tampil tahun ini.Nantinya nama-nama musisi tersebut akan berkolaborasi dengan beberapa musisi lokal. Tentunya sajian tersebut akan sangat dinanti para penonton.Selain itu kehadiran komedian Cak Lontong dan Insan Nur Akbar sebagai pembawa acara juga akan memberikan sentuhan lain di Festival tahun ini.

Panggung BBJF 2014 - Pantai Boom
Diawali dengan Press Conference di pendopo Bupati Banyuwangi di siang hari. Press Conference di hadiri berbagai media, baik media cetak, Radio, TV, lokal Jawa Timur dan juga Nasional. Acara Press Conference di pandu oleh Insan Nur Akbar yang bertugas juga sebagai MC Banyuawangi Jazz Festival 2014 ini bersama Cak Lontong. Tapi Cak Lontong duduk di deretan pembicara kali ini bersama Djaduk Ferianto, Yovie Widianto, Hedi Yunus, Bupati Banyuwangi yaitu bapak Azwar Anas, serta perwakilan pihak sponsor.

Acara dibuka oleh bapak Azwar Anas.Ucapan syukur dan harapan besar untuk kelancaran acara ini beliau lanturkan, serta syukur atas perkembangan Banyuwangi di tahun 2014 yang cukup pesat khususnya di berbagai bidang khususnya dampak adanya rangkaian Festival Banyuangi juga beliau paparkan. Kesuksesan dari rangkaian seperti ini yang memberikan semangat pula untuk agenda rangkaian acara di 2015 nanti.

Djaduk Ferianto dalam kesempatan ini menceritak konsep yang sudah tersususn untuk acara nanti malam. Tentunya amat sangat tidak sabar teman-teman media untuk meliput dan menyaksikan secara langsung keseruan panggung Banyuwangi Jazz festifal nanti malam. Djaduk Ferianto sang maestro Indonesia dalam musik tentu tidak diragukan "Jazz bukan hanya musik, tapi menyatu dengan budaya masyarakat" . Jazz Pantai tentu berbeda dengan Jazz Gunung, bukan hanya masalah tempat saja. Kultur masyarakat, keselarasan musik yang mempengaruhi daerah sekitar juga membawa aura yang berbeda.

Acara Banyuwangi Jazz Festival 2014 berlangsung di Pantai Boom. Acara di buka sekitar jam 7 malam dengan megah oleh seniman Banyuwangi, perpaduan musik daeraha dan Jazz modern besama Djaduk Ferianto juga memberikan sensasi luar biasa. Beberapa artis ibukota memberikan penampilan luar biasanya ada Tri Utami dan Kahitna. Lawakan-lawakan Insan Nur Akbar dan Cak Lontong  menambah rasa krasan malam itu. penampilan terakhir, tugas Kahitna melelehkan hati para penonton

Ketemu temen-temen juga... hehe...

Kerja... kerja...Live Report... record... record...

17 Januari 2015

Dua Ribu Lima Belas

2014 dapat apa, Frin? Banyak. Banyak yang menyenangkan apa yang pahit? Menyenangkan :). Alhamdulillah, 2014 masih berkumpul dengan orang-orang luar biasa. Keluarga sehat, nggaik pake drama masuk rumah sakit....
Masalah job, alhamdulillah ada perkembangan.Baik kerjaan dikantor, kerjaan diluar kantor juga Alhamdulillah, peningkatan kualitas dan kuantitas (hehehe...) Alhamdulillah, merasakan beberapa kali #worktrip yang menyenangkan. Kuliah? tidak sebagus masalah job. Haha.. biarlah... pasti ku perbaiki.Hal menyenangkan laginya tahun 2014 bisa ke Jakarta dan Bali. 2 tempat yang memang pengen banget untuk dikunjungi. Kesampaian juga punya rambut pendek. Lebih langsing? Enggak, tambah mela iya. Haahahahaha.... Alhamdulillah juga banyak kenalan-kenalan baru. Orang-orang luar biasa yang patut dijadikan contoh kebaikan, orang-orang lama yang masih setia menemani langkah di 2014 juga patut disyukuri.

Bohong sih kalo mulus-mulus aja kayak aspal baru. Ada beberapa project yang gagal, penolakan, komplain, teguran, nyinyiran,kerugian financial+waktu karena menuruti idealis 'anak ekonomi' dan ah sudahlah.... Tahun 2014 juga ada mereka-mereka yang pergi. Teman-teman yang akhirnya masuk dijenjang pernikahan dan tentunya tidak ada waktu sebanyak dulu, teman-teman yang sibuk dengan semester yang tidak muda lagi,teman-teman yang sibuk dengan pekerjaan-pekerjaan baru, bahkan harus pindah keluar kota.Its okey suatu saat aku juga yang harus meninggalkan teman-teman dan orang sekitar (hahaha.. iyakan...). Pergi juga 'dia' yang bergelar 'pacar :( . 2014 kemarin juga ada seorang teman yang benar-benar pergi, kembali pada-Nya. Dia yang selama ini menjadi sosok contoh panutan, seprofesi, pendukung dan pengkritik yang baik. Semoga tenang disana...mbak Novy Jamailah Bakrie....
2014 kemarin memang nggak 'menjlentrehkan' apa yang ingin dcapai secara terperinci seperti beberapa tahun kemarin. Tapi tetap ada catatan yang jadi rahasia hanya Afrin dan Tuhan yang tahu. Alhamdulillah ada yang tercapai meskipun nggak semua. Mungkin juga memang terlalu murka. Hehe..Percayalah Tuhan Maha Guyon..... keinginan yang awalnya becandaan belaka karena dia awal merasa tidak mungkin, bisa jadi itu yang terkabul duluan. Tahun 2015, harus lebih fokus pada bidang akademis.HUbungan dengan Tuhan (Allah SWT) tentunya yang harus ditingkatkan dan semua kebaikan pada umumnya pastinya peningkatan kinerja lah ya.... 2015 ini bukan semata materi saja yang diperjuangan, diumur muda seperti ini kalau hanya mengejar "uang" , rasanya amat sangat hina. Banyak yang perlu digali dan tidak ada salahnya mencoba hal-hal baru, dari pada nyesel dimasa tua. Masa muda HARUS dinikmati. Dinikmati bukan berarti malas dan santai berlebihan juga..... Semoga bisa menjalani dengan balance...

Ada quote yang mengatakan " Lebih baik kehilangan masa muda dari pada susah di hari nanti" , bagus sih... tapi "masa muda" juga nggak bisa diulang. Nikmati saja energi yang menggebu dimasa muda ini...... Asal nggak berlebihan. Iya "berlebihan ". Relatif juga sih kata "berlebihan" itu. Nikmati deh apa yang ada. Sukses atau tidaknya seseorang juga relatif. Semoga langkah menuju sukses juga "nggak gengges" orang lain. AMIN

Selamat menikmati 2015

NIKMATI HIDUP! JANGAN LUPA BAHAGIA! JALANI HIDUP YANG LUCU INI! TUHAN MAHA GUYON :)



12 Januari 2015

Jakarta dadakan !

Merencanakan perginya kamis malam alias malam Jumat. Entah kerasukan apa malam itu " Kayaknya Sabtu-Minggu besok bisa ijin deh... Senin? Gampang deh". Jumat pagi masih bingung. ke Jogja atau ke Jakarta saja. Duit? Gampang deh, kuras tabungan seskali nggak masalah lah.... Langsunglah hubungin teman yang ada di Jogja dan Jakarta. Ijin orang tua? Dibolehn alhamdulillah.. enggak ya wassalam. Pergi ke stasiun lihat jadwal keberangkatan kereta + langsung ke Tour Travel tanya harga tiket ke Jakarta.

Yeaaah!!! Sampai Jakarta!!
Singkat cerita orang tua mengijinkan. Langkah selanjutnya hubungi teman-teman kantor, alihkan tugas. Hehe...

Jam setengah 11 malam berangkat menuju Bandara Juanda - Surabaya dengan bumbu "take care ya" darinya yang masih tidak percaya dengan kegilaan ini. Hahahahaha ...hasudahlah. Sampai Juanda Surabaya pukul 03.30. Ya sekitar jam segitu. Ngemper bentar deh cari colokan untuk isi batrai handphone. Setengah 5 pagi ketika itu sudah Subuh dan doaku setelah sholat pagi itu " Allah aku takut tapi ni seru. Lindungi aku ". Jam 6 pagi pesawat menuju Soekarno Hatta - Jakarta.

Sesampainya di Bandara SoeHat menikmati suasana selama satu jam. Lalu, dijemput teman (Windy), lanjut sarapan, kerumahnya (hotel gratis 3 hari 2 malam).

Kegiatan hari pertama berkunjung ke rumah sepupu sore hari. Malam harinya, ikut Windy bergaul ala anak metropolitan. Wokey, gueh cukup paham kok... alhamdulillah mereka ramah-ramah. Thans yah lo semua asyik jugak :)


Hari kedua..Mari mulai bertualang di Kota Tua !!!

Kota Tua Jakarta, juga dikenal dengan sebutan Batavia Lama (Oud Batavia), adalah sebuah wilayah kecil di Jakarta, Indonesia.  Wilayah khusus ini memiliki luas 1,3 kilometer persegi melintasi Jakarta Utara. Dijuluki "Permata Asia" dan "Ratu dari Timur" pada abad ke-16 oleh pelayar Eropa, Jakarta Lama dianggap sebagai pusat perdagangan untuk benua Asia karena lokasinya yang strategis dan sumber daya melimpah.

Museum ini adalah bagian yang tak terpisahkan dari riwayat Jakarta itu sendiri, itulah sebab dinamakan sebagai Museum Sejarah Jakarta, atau juga Museum Batavia. Di masa lampau, tepatnya era penjajahan VOC, bangunan museum ini memiliki fungsi sebagai balai kota, ruang pengadilan, dan penjara bawah tanah. Di bagian luar bangunan museum terdapat lapangan, disebut sebagai lapangan Fatahillah. Lapangan ini dulu adalah tempat mengeksekusi para tahanan.
Didepan Museum Fatahillah
Museum Wayang
UNYIL and friends di Museum Wayang

Wayang Golek Raksasa
Boneka dan wayang dari luar Indonesia ada juga lho

Boneka Perancis

Ragam Wayang
Ada pertuunjukan Wayang Golek

Wayang yang satu ini cukup rumit ya.....
Cafe Batavia terletak di seberang Muesum Fatahillah, disekitarnya ada beberapa tempat makan juga mini market.
Pelabuhan Sunda Kelapa
Pelabuhan historis di Jakarta ini bahkan telah ada jauh sebelum kota Jakarta itu ada. Eksistensi Pelabuhan Sunda Kelapa berjalan dari masa ke masa, mulai dari kerajaan Pajajaran, kedatangan Portugis, kekuasaan Kerajaan Demak, hingga penjajahan Belanda. Saat ini, pelabuhan Sunda Kelapa adalah bagian yang menarik untuk dikunjungi.

Pintu Toko Merah
Toko Merah adalah rumah dari Baron Van Imhoff, seorang Gubernur Jenderal VOC yang juga adalah pendiri Istana Bogor. Bangunan Toko Merah ini sesuai namanya berwarna merah, saat masuk ke dalamnya Anda akan menjumpai betapa terawat dan terjaga keaslian bagian dalam dari bangunan Toko Merah ini.
Bapak yang satu ini ojek sepedah sekaligus fotografer yang sip. 
Batavia - Sunda Kelapa (Museum Bahari)
Rundingan apa sih? (Museum Bahari)
Museum Bahari adalah museum yang menyimpan koleksi yang berhubungan dengan kebaharian dan kenelayanan bangsa Indonesia dari Sabang hingga Merauke yang berlokasi di seberang Pelabuhan Sunda Kelapa. Museum adalah salah satu dari delapan museum yang berada di bawah pengawasan dari Dinas Kebudayaan Permuseuman Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta

Pada masa pendudukan Belanda bangunan ini dulunya adalah gudang yang berfungsi untuk menyimpan, memilih dan mengepak hasil bumi, seperti rempah-rempah yang merupakan komoditi utama VOC yang sangat laris di pasaran Eropa

Juragan OnlineShop kali' (huahahaha...)
Museum Bahari
Cafe Bahari. Sayangnya masih tahap renovasi waktu itu

Jembatan Tarik Kota Intan

Menara Syahbandar dibangun sekitar tahun 1839 yang berfungsi sebagai menara pemantau bagi kapal-kapal yang keluar-masuk Kota Batavia (Jakarta) lewat jalur laut serta berfungsi kantor "pabean" yakni mengumpulkan pajak atas barang-barang yang dibongkar di pelabuhan Sunda Kelapa.Menara ini sebenarnya menempati bekas bastion (kubu) Culemborg yang dibangun sekitar 1645, seiring pembuatan tembok keliling kota di tepi barat. Sebelum dibangun Menara Syahbandar, fungsi menara pemantau sudah dibangun di dekat bastion Culemborg dengan bentuk "tiang menara", di atasnya terdapat "pos" bagi petugas.

Wajib naik ke puncak untuk lihat pemandangan pelabuhan Sunda
Padatnya daerah Kota Tua Jakarta saat ini
Tangga Menara Syahbandar

Pintu besar menara Syahbandar
Kita tinggalkan Kota Tua. Bukan untuk pulang, tapi untuk menikmati sensasi kota Jakarta bagian lain

Keliling - keliling lagi yuk....

Akhirnya.... naek busway juga...

Lelah....

Belum berasa ke Jakarta kalau belum ke Monumen Nasional atau yang populer disingkat dengan Monas atau Tugu Monas adalah monumen peringatan setinggi 132 meter (433 kaki) yang didirikan untuk mengenang perlawanan dan perjuangan rakyat Indonesia untuk merebut kemerdekaan dari pemerintahan kolonial Hindia Belanda.  Pembangunan monumen ini dimulai pada tanggal 17 Agustus 1961. Tugu ini dimahkotai lidah api yang dilapisi lembaran emas yang melambangkan semangat perjuangan yang menyala-nyala. Monumen Nasional terletak tepat di tengah Lapangan Medan Merdeka, Jakarta Pusat. Monumen dan museum ini dibuka setiap hari mulai pukul 08.00 - 15.00 WIB. Pada hari Senin pekan terakhir setiap bulannya ditutup untuk umum.
TUGU MONAAAAASSSS!

Tugu Monas vs Pohon pisang

Bundaran HI


Dinner - SKYE Bar and Restaurant. Menara BCA Lt 56

Mengakhiri petualangan ke tempat yang satu ini. Berada di pusat Jakarta dan lantai tertinggi Menara BCA, Skye menawarkan pemandangan langit Kota Jakarta yang 'dihiasi' gedung-gedung menjulang tinggi serta billboard berukuran besar. Sore hari menjelang malam merupakan waktu yang paling tepat untuk bisa menikmati city view terbaik; yaitu ketika langit berwarna kemerahan dan lampu-lampu gedung serta jalan mulai dinyalakan.

Lelah... tapi inilah.. liburan harus melelahkan. Lelah dengan keseruan baru hingga lelah karena kegembiraan. Malam ini diakhiri "Ya sudah aku tidur dulu sayang. Iya besok aku pulang"

Jember sudah menunggu dengan jadwal-jadwal yang nggak santai. THANK GOD! ALHAMDULILAH......

31 Desember 2014

Bali... Bali - 5-7 Mei 2014

Belum pernah ke Bali selama 19 tahun hidup. Padahal jarak juga tidak terlalu jauh Jember-Bali. Iya tidak terlalu jauh. Orang-orang luar negeri bahkan menyempatkan ke Bali (Bukan berniat ke Indonesia. Hihihihi.....). Kali ini "harus" ke Bali untuk KKL (Kuliah Kerja Lapang). Kunjungan ke Pabrik/Industri untuk melihat langsung sistem kerja tempat tersebut.

Berangkat dari Jember pukul 00.30. Tiba diantrian penyeberangan Pelabuhan Ketapang Banyuwangi pukul 03.30.Sampai di Gilimanuk Bali jam 07.00

Selamat pagi Selat Bali...
Tanah Lot 11.30 WITA
Untung ada temen lama yang sekarang tinggal di Bali... Malamnya berkelana deh... Cuss ke Kuta...





Hari ke-2.

Hari kedua baru bisa dibilang KKL. Kunjungan pertama ke Dewata Garment,pusat usaha garment dan oleh-oleh Bali .Dewata Kaos diresmikan pada tanggal 30 Maret 2010. Dewata Kaos bergerak dibidang usaha jual oleh-oleh khas Bali berupa kerajinan Bali, kaos Bali, pernak-pernik Bali, lukisan Bali, patung Bali, sandal yang berlogokan dewata, dan lain-lain.

Dari metode squin (pakai tangan) tersebut berubah menjadi mesin jahit seiring dengan majunya usaha mereka. Promosi pertama dilakukan melalui sisem kredit. Dan pada akhirnya pada tahun 1997 usaha Dewata Konveksi berhasil sukses. Kemudian pada tahun 2002, Ibu dan Bapak mulai merintis usaha Dewata Kaos.

Hasil produk Dewata

Proses produksi menjahit, bordir dan lain-lain


Wajib foto sama owner Dewata PakAgung Darmayuda

Kain tenun Bali...


Hai Pantai Pandawa!!!!!
Pantai Pandawa terletak di Desa Kutuh, Kabupaten Badung dan lebih terkenal dikalangan wisatawan mancanegara khususnya Australia dengan nama secret beach. Sedangkan masyarakat lokal lebih mengenal dengan nama pantai Kutuh. Saat ini, Pantai Pandawa Kutuh, tidak lagi didominasi oleh wisatawan asing. Malahan yang banyak berlibur di pantai Pandawa Kutuh adalah wisatawan domestik. Setiap wisatawan yang mengunjungi pantai di desa Kutuh ini, akan terkesima dengan pemandangan pantai. Anda akan mendapatkan pasir putih yang bersih, serta ombak yang tenang, bebas dari polusi dan pedagang acung.



Jalan menuju pantai Pandawa
Sepanjang jalan menuju pantai disuguhi pemandangan berbagai patung Dewa

Area parkirnya luaaaaaaaaasss!!

Hai Kuta!
 
Kuta 17.30 WITA


Matahari tenggelam di Kuta Bali

Pantai Kuta adalah sebuah tempat pariwisata yang terletak di sebelah selatan Denpasar, ibu kota Bali, Indonesia. Kuta terletak di Kabupaten Badung. Daerah ini merupakan sebuah tujuan wisata turis mancanegara, dan telah menjadi objek wisata andalan Pulau Bali sejak awal 70-an. Pantai Kuta sering pula disebut sebagai pantai matahari terbenam (sunset beach) sebagai lawan dari pantai Sanur.
Sebelum menjadi objek wisata, Kuta merupakan sebuah pelabuhan dagang. Di mana produk dari lokal diperdagangkan kepada pembeli dari luar Bali. Pada abad ke-19, Mads Lange, seorang pedagang Denmark, datang ke Bali dan mendirikan basis perdagangan di Kuta. Keahliannya dalam bernegosiasi, membuat Mads Lange sebagai pedagang yang terkenal antara raja-raja Bali dengan Belanda.
Sepulang dari kegiatan hari kedua badan rasanya remuk. Ya, sejak berangkat pun memang dalam keadaan tidak baik. Beruntung ada teman-teman sekamar yang tidak bersayap tapi berhati malaikat. Mereka siap obat, siap dititipin beli ini itu. Balaslah kebaikan mereka Tuhan. Saya putuskan membeli kopi di warung depan. Minum susu Beruang.Minum 'Tolak Angin'. Diminum satu persatu kok nggak di oplos. 

Tutupen botolmu, tutupen oplosanmu,
Emanen nyawamu,
Ojo mbok terus-teruske
Mergane, ora ono gunane.....

Hari ke-3

Danau Bedugul....

Berkeliling sekitar danau .... ihiiiiiy!

Masyarakat sekitar bersiap upacara... ajak rumpik dulu dah..




 

Blog Template by YummyLolly.com - RSS icons by ComingUpForAir